Igor Tudor adalah seorang legenda Juventus yang telah mengalami perjalanan yang penuh liku-liku di klub asal Turin tersebut. Dari pemain cadangan hingga perselisihan dengan pelatihnya sendiri, Andrea Pirlo, Tudor telah menjalani karirnya dengan berbagai tantangan dan rintangan.
Tudor pertama kali bergabung dengan Juventus pada tahun 1998 setelah pindah dari klub Croatia Zagreb. Namun, ia tidak langsung mendapatkan tempat di starting XI dan harus rela menjadi pemain cadangan untuk beberapa musim pertama di klub tersebut. Meskipun demikian, Tudor tetap sabar dan bekerja keras untuk membuktikan kemampuannya kepada pelatih dan rekan setimnya.
Pada musim 2001/2002, Tudor akhirnya mendapatkan kesempatan bermain reguler di tim utama Juventus dan berhasil menunjukkan performa yang gemilang. Ia menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang tim dan membantu Juventus meraih beberapa gelar domestik maupun internasional.
Namun, pada tahun 2007, Tudor mengalami cedera serius yang mengancam karirnya sebagai pemain sepak bola profesional. Cedera tersebut membuatnya absen dalam beberapa musim dan akhirnya Tudor memutuskan untuk pensiun pada tahun 2009.
Setelah pensiun sebagai pemain, Tudor memutuskan untuk beralih ke dunia kepelatihan dan pada tahun 2017, ia kembali ke Juventus sebagai asisten pelatih. Namun, hubungannya dengan pelatih utama saat itu, Andrea Pirlo, tidak berjalan mulus. Tudor sering kali memiliki pandangan yang berbeda dengan Pirlo dalam hal taktik dan strategi permainan.
Perselisihan antara Tudor dan Pirlo mencapai puncaknya pada musim 2020/2021 ketika Tudor dipecat dari posisinya sebagai asisten pelatih Juventus. Meskipun begitu, Tudor tetap tenang dan tidak memperkeruh situasi dengan membuat pernyataan kontroversial. Ia memilih untuk meninggalkan klub secara baik-baik dan fokus pada karir kepelatihannya di klub lain.
Meski harus menghadapi berbagai tantangan dan rintangan selama kariernya di Juventus, Igor Tudor tetap merupakan salah satu legenda klub tersebut yang akan dikenang oleh para penggemar setianya. Dari pemain cadangan hingga perselisihan dengan pelatih, Tudor telah menunjukkan keteguhan dan dedikasi yang luar biasa dalam karirnya sebagai pemain dan pelatih sepak bola.